Kenapa Semua Orang Terlihat Jahat?

Ada seseorang yang selalu mengeluh sakit di setiap bagian tubuhnya saat disentuh oleh jari telunjuknya. Dan setelah diobati rasa sakit tersebut, ternyata tak kunjung sembuh. Masih saja ia merasakan sakit disekujur bagian tubuhnya saat ia menyentuh tubuhnya dengan jari telinjuk.
Sungguh orang tersebut tidak akan kunjung menemukan obat jika ternyata yang di periksakan ke dokter hanya bagian tubuh yang disentuh oleh jari telunjuknya. Sementara ia melupakan jari telunjuknya.Padahal, ternyata semua rasa sakit yang ia rasa tersebut berasal dari jari telunjuknya.Ya....jari telunjuknya terluka !
Itu adalah sebuah gambaran tentang sikap hati yang penuh dendam dan kedengkian. Sulit ia hidup dalam kebersamaan. Semua orang seolah memusuhinya dan tidak ada yang benar. Padahal yang menjadikan orang lain tidak baik adalah karena hatinya yang kotor.
Hati orang mudah tersinggung dan mendendam. Jika ada yang berbuat salah kepadanya akan selalu diingat dan disimpan di dalam hatinya. Bahkan seorang yang secara tidak sengaja melakukan kesalahan seolah sudah harga mati bahwa dia adalah penjahat .
Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita untuk berlapang dada. Jika harus marahpun tidak boleh mendendam. Inilah obat kesejukan haji penghantar keindahan hidup dalam kebersamaan. Hati pendendan akan selalu tersiksa. Selagi ia masih hidup bersama manusia maka selalu akan menemukan kesalahan. Sebab manusia adalah makhluk yang bisa bersalah.
Ia adalah jari yang sakit, disaat bersentuhan dengan anggota yang sehat akan merasa tersakiti. Dan tidak akan bisa sembuh kecuali jari itu sendiri yang harus di obati.
Menyadari penyakit dendam didalam hatinya adalah langkah pertama menuju kesembuhan. Kemudian berlatih melihat orang lain dengan mata "husnudhdhon" dan sisi positifnya. Menghidari membicarakan dan mendengar kejelekan orang lain .
Ada hal lain lagi yang amat penting untuk menghancurkan dendam dan kebencian ini. Yaitu memberi hadiah seperti yang pernah diajarkan oleh Rasulullah SAW.seberat apapun jika kita marah kepada seseorang atau mendendamnya berusahalah untuk bisa memberi hadiah untuk mengurangi rasa sakit di dalam hati, istilahnya adalah

"Tahaadhuu tahaabbuu" salinglah engkaau menberi hadiah niscaya engaku akan saling mencintai!
Hal lain lagi yang amat penting untuk mengobati hati yang sakit ini adalah mendoakan orang yang didendam dengan doa-doa yang baik dan menghindari dari mendoakan dengan doa yang jelek. Sungguh doa jelek yang dipanjatkan untuk orang yang didendami tidaklah memberi arti positif bagi yang berdoa dan yang didoakan. Bahkan penyakit dendam akan semakin subur di hati orang yang mudah mendoakan orang lain dengan doa-doa yang jelek dan jika doa itu di kabul akan menjadikan orang yang didoakan semakin tidak baik yang sangat mungkin yang berdoa ini akan menuai kejahatan baru dari orang yang di doakan.
Akan tetapi jika doa baik yang dipanjatkan maka disamping hati akan semakin bersih. Ternyata ada janji dari Allah, bahwa Allah akan mengabulkan doa orang yang lebih dahulu mendo’akan dari pada yang dido’akan.
Dan setelah itu, untuk kita tahu apakah masih ada dendam di dalam hati kita atau tidak? Tengoklah kehati kita masing-masing! Sudahkah kita bisa dengan penuh kelegaan mendoakan orang-orang yang bermasalah dengan kita dengan doa yang baik? Jika belum bisa, nyatakanlah dengan pasti bahwa hati kita masih teramat kotor.